Tuesday

:: with love ::

Tlah ku goreskan pena pada buku harianku
Tentang perasaan ku padamu
Tentang hari-hari ku tanpa dirimu
Hingga suatu saat kan kuberikan buku itu kepadamu

Tlah ku siapkan pakaian terbaikku
Dengan warna kesukaanmu
Yang telah lama tergantung dikamarku
Hingga suatu saat kan kukenakan dihadapanmu

Tlah ku siapkan hadiah kecil untuk mu
Kuselipkan sebuah kartu dengan pita kecil
Tak lupa ku tulis “with love” dengan tinta biru
Hingga suatu saat kan kuberikan hadiah itu kepadamu

Ketika waktu yang telah ditentukan tiba …

Ku terdiam terpaku … hingga air mataku pun tak mengiringinya
Ku terdiam terpaku … hingga ku tak mampu menggerakkan tubuhku
Ku terdiam terpaku … hingga bibir ini bergetar tak mampu berkata

Ketika

Ku tau aku telah kehilanganmu untuk selama-lamanya
Redup sudah cahaya hati yang selama ini selalu ku jaga
Hanya kenanganmu yang kan menemani hari-hariku selanjutnya
aku pun kan berlayar dan berharap kau kan menjemputku

Terjawab sudah mengapa selama ini kau hanya hadir dalam mimpi-mimpiku … 


“ Wahai sahabat, maafkan aku telah memberikan kabar yang tidak ingin kau dengar sebelumnya”

Thursday

:: Karena aku seorang wanita ::

Tak ada kata yang terucap pada saat hatinya membara
karena tak mampu menyakiti hati pujaanya

Rela hatinya tersayat untuk yang kedua kalinya
Ketika tak sanggup untuk menolaknya

Hanya dapat menangis hingga air matanya mengering
Hingga tercipta sebuah senyuman yang menghangatkan jiwa

Cukup dengan menyentuh hatinya
Maka kau akan memiliki jiwa seutuhnya

Harta dan kenikmatan kadang tak mampu membelinya
Jika belaian sayang tak menyertainya

Tak banyak yang mengerti dirinya
Walau kau telah memilikinya

Karena aku seorang wanita

Wednesday

:: Bidadari Words (1) ::

Bidadari Words :

Daripada hanya berdiam diri ... 

Melangkah dan mungkin tergelincir adalah pilihan yang jauh lebih baik !

Ada banyak pelajaran disana