Cincinku mana sayang ? cincin ku mana ?? ...
ucapku panik karena cincin yang kujadikan bandul pada kalung lepas ...
aku berusaha mencarinya didalam baju tapi tidak ada
aku mencarinya didalam mobil, mungkin terjatuh tapi tidak juga ku temukan
ayah ... cincinnya nggak ketemu kataku terbata-bata sambil menahan nangis.
mas ony yang sejak tadi binggung melihat aku mencari sesuatu dengan panik langsung ikut mencari cincin itu.
"kamu yakin nggak jatuh ?" "kamu yakin nggak dilepas-lepas tadi ?" tanya mas ony sedikit sebel. mungkin karena bukan pertama kali kejadian seperti ini. itulah mengapa cincin itu menjadi bandul pada kalungku.
"aku nggak mau kehilangan cincin itu lagi ayah, aku nggak mau kehilangan kamu lagi" kataku sambil terisak. "aku nggak mau kehilangan ayah lagi"
"aku ... " sejenak aku terdiam ... "ya sudah lah ayah, kalau masih rejekiku Insya Allah cincin itu ketemu lagi" kataku sedikit lemas. "dan kalau memang sudah tidak jodoh dengan kamu, aku pasrah" kataku dalam hati.
aku alihkan pikiranku untuk tidak memikirkan cincin itu lagi, aku benar-benar berserah diri.
.... esok hari dikantor ....
"Alhamdulillah ... Alhamdulillah ... cincinku ketemu ... cincinku ketemu" teriakku kegirangan. suasana kantor pagi itu memang masih sepi karena aku pergi lebih pagi dari biasanya.
"Ayah ... Alhamdulillah cincinnya dah ketemu, mungkin ada yang nemuin terus ditaro dimejaku" ... yippyyyy ... i love you ayah :*
"ya Allah, semoga diberikan rejeki yang berlimpah untuk seseorang yang menemukan cincinku ini. Aamiin" bisikku dalam hati
